TREIndonesia

80% Masalah Jerawat Bisa Disebabkan Oleh Faktor Stres

20 February 2021

Stres fisik pada tubuh bisa memberikan hasil buruk pada kulit. Selain memunculkan jerawat di kulit, stres juga dapat memperparah jerawat.

Beberapa dari kita mungkin pernah merasakan ketika tubuh terasa lelah, ditambah pikiran dilanda stres, maka tubuh melepaskan hormon kortisol dan merangsang kelenjar minyak di kulit yang memicu timbulnya jerawat.

"Hormon adalah salah satu faktor utama penyebab jerawat. Saat stres, tingkat hormon kortisol melonjak. Kondisi ini bisa mengikat dan merangsang kelenjar sebasea," ucap ahli dermatologi dari New York, Shari Marchbein.

Selain memunculkan jerawat di kulit, stres juga dapat memperparah jerawat. Seorang profesor dermatologie klinis di University of Texas Southwestern Medical center, Lisa A. Garner, MD, FAAD mengatakan:

“Ketika Anda sudah memiliki kulit berjerawat dan sedang berada dalam situasi pikiran yang stress, maka jerawat Anda akan semakin menjadi-jadi.” 

Ternyata bukan hanya stres emosional atau mental yang bisa menyebabkan masalah kulit, tapi juga tekanan fisik. Pendiri dan Direktur Capital Laser & Skin Care sekaligus Asisten Profesor Klinis dari Departemen Dermatologi di George Washington University Medical Centre, mengatakan, tekanan fisik datang dalam berbagai bentuk.

Stres fisik pada tubuh bisa memberikan hasil buruk pada kulit. Stres juga bisa menjadi penyebab gatal-gatal dan jenis ruam kulit lainnya. Adapun ciri-ciri jerawat yang disebabkan stres:

  • Muncul di saat seseorang tidak sedang menstruasi,

  • Lebih cepat memerah dan berkembang dengan jumlahnya banyak,

  • Ada rasa gatal di dalamnya, dan sulit disembuhkan hanya dengan obat jerawat saja,

  • Muncul dalam waktu yang sangat singkat, misalnya setelah begadang atau kurang tidur, atau sedang punya masalah.

Jerawat mungkin memang masalah kecil jika dibandingkan masalah lainnya. Namun, jerawat juga tak bisa disepelekan karena relatif mengganggu dan seringkali berdampak pada suasana hati. 

Sebuah survei mengungkapkan bahwa, 80% masalah jerawat disebabkan oleh faktor psikologi, seperti stres dan tertekan. Kasus jerawat pada wanita terjadi karena adanya perubahan hormon pada masa tertentu.

Untuk mengatasi hal ini, upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mengelola emosional, stres agar masalah pada kulit bisa diatasi. Lakukan aktivitas yang menyenangkan agar terhindar dari stres atau tekanan. Di samping itu, terapkan gaya hidup sehat, seperti tidur dan istirahat yang cukup, konsumsi makanan sehat, dan olahraga teratur serta menjaga kebersihan kulit.