TREIndonesia

Badan Pegal dan Terasa Sakit Bisa Karena STRES Menumpuk Lho

05 February 2021

Ternyata badan terasa pegal atau sakit juga bisa disebabkan oleh masalah psikologis, seperti stres. Dimana saja lokasi bagian tubuh yang biasanya terasa sakit?

Kita mungkin bingung mencari penyebab kenapa beberapa bagian tubuh bisa pegal dan terasa sakit. Para peneliti percaya bahwa stres berkelanjutan jangka panjang sebenarnya bisa terakumulasi di daerah-daerah tertentu dari tubuh kita. 

Stres mengaktifkan respons "fight or flight" pada tubuh. Hormon akan memberitahu tubuh untuk siap menghadapi atau melarikan diri dari suatu kondisi yang menyebabkan stres. Jika hal ini sering terjadi, kondisi tersebut dapat mengganggu bagian-bagian tubuh dan kesehatan kita secara keseluruhan.

Beberapa bagian tubuh yang bisa terasa sakit akibat tempat penumpukan stres, yakni:

  1. Leher dan pundak 

Saat stres, otot pada leher belakang dan pundak akan menegang hingga menyebabkan rasa sakit. Ketika kondisi ini dibiarkan, ditambah tubuh yang terlalu lelah dengan aktivitas, rasa nyeri tersebut akan dengan cepat menjalar ke bagian punggung.

  1. Kepala

Ketika stres, kita sering mengalami migrain dan sakit kepala. Ini adalah hasil pelepasan zat kimia dalam tubuh kita saat kita stres. Zat kimia ini mempengaruhi saraf dan pembuluh darah di otak yang akhirnya mengakibatkan sakit kepala.

  1. Imunitas dan saluran pencernaan

Hormon kortisol yang makin banyak bisa berpengaruh pada sistem imun tubuh. Tubuh pun jadi lebih rentan terhadap penyakit. Tak hanya itu, masalah juga timbul pada pencernaan. Produksi hormon berlebih bisa masuk ke usus dan merusak mikroflora alami usus. Akibatnya timbul diare, konstipasi, dan sakit perut.

  1. Punggung bagian bawah

Nyeri yang dirasakan di punggung dapat berasal dari stres. Stres akan memicu pelepasan hormon kortisol yang mengurangi aliran oksigen ke otot dan memperlambat pencernaan dan juga membuat tubuh berada dalam status waspada terus-menerus berupa tersebarnya adrenalin ke seluruh tubuh. 

  1. Kulit

Siapa sangka, pikiran yang mengalami stres dapat mempengaruhi kulit seseorang dan mengakibatkan 'ruam stres'. Asisten profesor Departemen Penyakit Dalam di Emory University School of Medicine, Sharon Bergquist MD menyebut, ruam yang disebabkan oleh stres sering terlihat seperti gigitan serangga atau gatal akibat alergi.

  1. Sendi, tulang dan otot

Nyeri pada tulang, sendi, dan otot di seluruh tubuh bisa terkait dengan stres. Penelitian menunjukkan stres berkaitan dengan rasa sakit di seluruh tubuh.

  1. Pankreas

Ketika merasa stres, tubuh akan memberi sinyal ke pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin daripada yang dibutuhkan. Produksi insulin yang berlebihan ini dapat merusak arteri, sehingga menyebabkan kenaikan berat badan, bahkan meningkatkan risiko diabetes.

  1. Rahang

Menggertakkan gigi adalah gejala stres yang berkaitan dengan kekurangan tidur karena sistem saraf sedang meningkatkan aktivitasnya.