TREIndonesia

Berbuat Baik Akan Merasakan Manfaat yang Tak Terhingga

03 December 2020

Berbuat baik dan menolong orang lain memang merupakan hal yang baik dan bisa meningkatkan mood.

Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian orang memanfaatkan waktu luangnya untuk menjadi sukarelawan. Berbagai kegiatan dapat dilakukan seperti berdonasi ke badan amal, membersihkan sampah, membersihkan tempat penampungan hewan terlantar, menanam pohon untuk penghijauan dan lain.

"Kebaikan adalah bahasa yang bisa didengar tanpa pendengaran dan bisa dilihat tanpa penglihatan," kata sastrawan Mark Twain. 

Ketika berbuat baik, otomatis kita merasa senang. Tentu, ada hubungan antara berbuat baik dengan kesenangan dan kondisi otak. Seperti apa dampak berbuat baik terhadap otak?

Penelitian yang dipublikasikan dalam Neurolmage menemukan untuk pertama kalinya, bagaimana dampak berbuat baik terhadap otak. Penelitian ini mempelajari bagaimana kondisi perubahan pada otak setelah seseorang berbuat baik.

Bagian otak lain yang aktivitasnya meningkat ketika kita berbuat baik adalah ventromedial prefrontal cortex, yang mempengaruhi pembuatan keputusan dan merupakan bagian krusial untuk membuat keputusan empatetik terhadap orang lain.

Dan ada juga penelitian yang menunjukkan, ketika kita berbuat baik, kita akan merasa nyaman dan stres berkurang. 

"Ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa menerima kemurahan hati dan belas kasih, berefek positif pada kesehatan dan kesejahteraan si penerima. Dan manfaat dari kebaikan itu akan dikembalikan lagi ke si pemberi," ungkap The Institute for Research on Unlimited Love, pimpinan Stephen G. Post, PhD, seorang profesor bioetika di Case Western Reserve University School of Medicine.

Ternyata juga, berbuat baik akan memiliki relasi yang lebih baik, meningkatkan penghargaan terhadap diri sendiri, menuai kesuksesan di masa depan, serta sehat secara fisik dan mental. Yuk, simak manfaat lainnya, seperti:

- Menghilangkan kecemasan

- Berefek positif pada otak

- Membuat umur panjang 

- Mengurangi stres

- Dapat menularkan kebaikan pula

- Baik bagi jantung

- Menjadi lebih bahagia

- Mempererat hubungan dengan orang sekitar

Jadi, kebiasaan berbuat baik ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, kapan dan di mana saja. Tanamkan dalam diri bahwa kita semua adalah orang yang berarti dan dicintai.