TREIndonesia

Berhenti Menyesal! Coba Lakukan Tips Ini…

04 May 2021

Dalam menjalani hidup, terkadang tidak semua keputusan yang diambil selalu benar. Dan ini juga bisa berdampak buruk di kemudian hari. Untuk itu, segera atasi dengan tips di bawah ini

Rasa menyesal adalah emosi umum yang pasti pernah dialami oleh semua orang. Rasa menyesal ini tidak hanya mengandung nilai positif tapi juga negatif jika sudah terlalu berlebihan. Tapi perlu diingat, jangan sampai rasa menyesal itu terus menghantui kehidupan kamu hingga membuat  kamu menjauhkan dari rasa bahagia dan ketenangan hidup.

Faktanya, psikolog menyatakan bahwa penyesalan memiliki manfaat bagi kesehatan mental. Normalnya, rasa menyesal dapat membantu seseorang termotivasi untuk hidup sesuai dengan prinsipnya dan menjadi bahan evaluasi. Misalnya, perasaan bersalah bisa menimbulkan rasa jera, perubahan perilaku, dan menumbuhkan empati. 

Psikolog klinis, Lara Fielding, memberikan sejumlah tips agar seseorang bisa berdamai dengan penyesalan masa lalu atau yang pernah dilakukan.

Tidak mudah, memang tapi bisa untuk dilakukan. Berikut tipsnya...

1. Tuliskan rasa penyesalan itu

Ada banyak hal yang dipikirkan dalam benak. Di saat seperti ini, cobalah untuk menuliskan perasaan yang sedang dirasakan. Beri nama atas rasa dan emosi yang muncul dalam penyesalan. Misal, rasa marah, ada rasa sedih, atau ada rasa takut, dan semua itu dapat kamu tulis.

2. Singkirkan pikiran "tidak akan melakukannya lagi"

Penyesalan terjadi tidak hanya karena hal pertama kali, justru bisa karena hal yang berkali-kali dilakukan. Jika terus-menerus melakukan kebiasaan sama, tak perlu berjanji untuk tidak melakukannya lagi. Ada baiknya untuk mengatur strategi secara perlahan mengubah kebiasaan tersebut.

3. Beri ruang bagi diri untuk menerima penyesalan itu

Beri waktu untuk menghadirkan rasa penyesalan itu. Bukan berarti, meratapi secara berlebihan. Cukup beri ruang sejenak untuk menerima perasaanmu itu. Bagaimanapun, rasa penyesalan itu menjadi bagian dari hidupmu. Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik untuk hidup yang lebih baik.

4. Membuat pilihan baru dalam hidup

Rasa penyesalan bukanlah rasa yang "jahat". Sebab, kita bisa termotivasi untuk membuat perubahan yang lebih baik, terdorong untuk membuat pilihan-pilihan baru dalam hidup. Ini saatnya untuk mengambil satu langkah pertama yang baru. Lakukan sesuatu yang baru untuk pertama kalinya dengan tidak mengulangi kesalahan yang telah disesali.