TREIndonesia

Faktor Pemicu Kanker Bisa Dari Kebiasaan Sepele

17 January 2021

Beberapa kebiasaan sepele ternyata turut berpengaruh sebagai pemicu kanker. Apa saja?

Gaya hidup sehat adalah hal yang paling penting untuk kesehatan. Mulai dari asupan makanan bergizi dan rajin berolahraga dianggap mampu menurunkan risiko timbulnya penyakit ini. Salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah kanker.

Kanker pada dasarnya adalah hasil dari mutasi genetik dalam DNA. Sel-sel mulai tumbuh dan membelah secara tidak terkendali dan akhirnya menyebar ke seluruh tubuh ketika mereka mulai tumbuh dalam bentuk tumor. Dan kanker menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia. 

Para peneliti di Harvard Medical School menemukan bahwa sebesar 40% kasus kanker dan setengah dari kematian akibat kanker disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat.

Kenapa hal itu bisa terjadi?

Rupanya ada kebiasaan-kebiasaan yang tanpa disadari dan dianggap tidak berbahaya, tapi justru itu yang dapat membuat bayang-bayang kanker semakin jelas. Kebiasaan yang tampak sepele, tapi ternyata turut berpengaruh. Untuk meningkatkan kesadaran diri tentang pemicu kanker, waspadai kebiasaan sepele berikut ini:

Stres

Menurut Lorenzo Cohen, profesor Ilmu Onkologi Umum dan Perilaku, stres membuat tubuh Anda lebih ramah terhadap kanker. Sebaiknya, berlatih untuk mengendalikan stres.

Kurangnya aktivitas fisik, seperti duduk terlalu lama

Studi juga menunjukkan bahwa orang yang hidup jarang bergerak cenderung punya resiko peradangan, yang mana jika kronis, dapat meningkatkan risiko kanker. Disarankan untuk olahraga atau aktivitas fisik paling tidak 30 menit, hal ini tidak membuahkan hasil positif.

Letak ponsel dekat dengan kepala ketika tidur

California Department of Public Health (CDPH) menyatakan, paparan energi frekuensi radio dari ponsel memperbesar risiko munculnya sel-sel kanker pada otak. Untuk itu, hindari kebiasaan ini dengan meletakkan ponsel sedikit lebih jauh dari kepala saat hendak tidur. 

Tidur dengan kondisi TV menyala

Sebuah studi pada 2010 yang terbit di jurnal Environmental Health Perspectives menemukan, cahaya buatan dari TV berhubungan dengan kanker payudara dan kanker prostat. Penyebabnya adalah cahaya buatan ini mengacaukan melatonin yakni hormon yang membuat seseorang tertidur.

Mewarnai rambut

Kebiasaan seperti mewarnai rambut permanen dan meluruskan rambut dengan bahan kimia dikaitkan dengan kanker. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Cancer, wanita yang sering menggunakan pewarna rambut permanen atau pelurus kimia berisiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

Merokok dan konsumsi minuman beralkohol

Merokok menyumbang 80?n 90% kematian akibat kanker di antara wanita dan pria, menurut The American Lung Association. Dan terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol juga salah satu penyebab utama seseorang terkena kanker.