TREIndonesia

Gangguan Lambung Karena Stres? Kenali Dispepsia…

12 April 2021

Stres sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk dapat memicu dispepsia. Apa itu dispepsia?

Kondisi yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut bagian atas, bisa dikarenakan penyakit asam lambung atau maag. Secara medis istilah yang sering digunakan untuk kondisi ini adalah dispepsia.

Dispepsia bukanlah sebuah penyakit, melainkan gangguan atau gejala dari suatu penyakit pencernaan yang dialami seseorang. Gejala yang dirasakan dari dispepsia biasanya berupa, sakit perut atau kembung, nyeri ulu hati, mual, muntah, dan banyak bersendawa.

Salah satu penyebab terjadinya peradangan lambung (gastritis) yang jarang kita sadari adalah pikiran atau stres.

Mengapa hal itu bisa terjadinya dispepsia?

Ada beberapa mekanisme stres menyebabkan peradangan lambung:

1. Para ahli menemukan bahwa stres dapat merangsang area tertentu pada otak yang meningkatkan sensitivitas terhadap nyeri, termasuk nyeri ulu hati. Jadi meskipun asam lambung tidak begitu meningkat, namun bagi orang yang sedang stres hal ini akan terasa lebih sakit.

2. Stres dapat menurunkan kadar hormon prostaglandin yang memiliki fungsi membantu memperkuat barier yang melindungi lapisan lambung dari asam lambung.

3. Stres berpengaruh terhadap sistem saraf simpatis yang menyebabkan vasokonstriksi pembuluh darah sehingga berkurangnya pasokan darah yang kemudian merusak sel-sel lapisan mukosa.

4. Secara psikologis, stres cenderung menyebabkan seseorang tidak memiliki keinginan untuk makan. Akhirnya, menyebabkan seseorang cenderung tidak makan tepat waktu, yang mengakibatkan terjadinya kekosongan pada lambung saat jam makan.

Kita tahu, lambung selalu menghasilkan cairan asam untuk memecah makanan. Akibat kekosongan ini, asam lambung menyebabkan luka, iritasi atau peradangan pada dinding lambung sehingga menyebabkan rasa sakit atau nyeri pada ulu hati.

Selain itu, saat stres banyak orang yang mencari pelampiasan yang tidak sehat untuk mengurangi stres, seperti merokok, mengkonsumsi alkohol atau kafein berlebihan dan makanan pedas. Padahal, hal tersebut yang berisiko dapat memicu asam lambung naik dan terjadinya gangguan dispepsia. 

Untuk meredakan stres yang dapat memicu terjadinya dispepsia, coba lakukan olahraga, self-healing atau kegiatan-kegiatan yang menyenangkan seperti hobi. Hal tersebut dapat membantu meringankan beban pikiran dan mengurangi stres.