TREIndonesia

Hilangkan Kebiasaan Makan Sambil Berdiri! Berikut dampaknya…

09 November 2020

Waspadalah jangan membiasakan makan sambil berdiri, karena berbahaya bagi kesehatan dan kondisi ini dapat mengganggu fungsi ginjal.

Makan sambil berdiri salah satu larangan karena kurang sopan. Walau terlihat sepele, kebiasaan makan dan minum sambil berdiri bisa memiliki efek negatif bagi kesehatan. Risiko yang bisa terjadi akibat makan sambil berdiri dapat mempengaruhi sistem pencernaan. 

Ketika seseorang makan sambil berdiri, proses mencerna makanannya lebih cepat dan ini bisa mempengaruhi beberapa hal. Pasalnya, dalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring atau filter yang disebut dengan sfringer, yaitu struktur maskuler (berotot) yang berfungsi membuka dan menutup. Tubuh manusia memiliki jaringan penyaring yang dapat membuka dan menutup, maka kebiasaan makan atau minum sambil berdiri sangatlah riskan dan bisa berakibat fatal untuk kesehatan ginjal. 

Beberapa hal yang terjadi dari kebiasaan ini, seperti:

1. Makan lebih banyak

Saat makan berdiri, pengosongan lambung lebih cepat dan akibatnya, lambung bisa menampung lebih banyak makanan selama makan. Ini dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan.

2. Perut kembung

Perut kembung terjadi ketika asupan makanan atau minuman yang dikonsumsi langsung masuk ke dalam tubuh tanpa melewati dinding usus dengan baik. Makanan yang mengalir ke dalam tubuh jadi terlalu cepat dan menimbulkan rasa nyeri, tidak nyaman dan membuat perut terlihat membesar.

3. Gangguan pencernaan

Makan sambil berdiri dapat membuat lambung mengosongkan isi perut terlalu cepat. Kondisi ini membuat lambung tidak punya waktu banyak untuk memecah zat-zat dalam makanan, sehingga nutrisi yang dicerna dan diserap oleh usus menjadi tidak maksimal.

4. Kurang menikmati kelezatan makanan

Rasa kepuasan terhadap makanan pun berkurang karena tidak merasa rileks ketika mengkonsumsi makanan. Studi dalam Journal of Consumer Research menemukan bahwa berdiri selama beberapa menit bisa menyebabkan stres. Bahkan membuat lidah lebih sulit bekerja dengan baik.

Di samping itu, ada dampak positif juga bagi penderita GERD. Bagi mereka yang mengalami refluks seringkali disarankan untuk berdiri tegak saat makan dan selama beberapa jam setelah makan karena dapat membantu mengurangi refluks dan mulas ketika isi lambung kembali naik ke kerongkongan.

Mengingat ada beberapa yang ditimbulkan dari kebiasaan makan sambil berdiri, akan lebih baik jika dilakukan dalam posisi duduk. Makan sambil duduk bisa membuat kita merasa rileks, fokus pada makanan, menikmatinya secara perlahan, dan mengunyah lebih banyak.