TREIndonesia

Jangan Abaikan Kesemutan pada Tangan!

11 January 2021

Kesemutan dapat terjadi pada semua bagian tubuh, namun yang sering dirasakan pada bagian tangan atau kaki. Apa penyebab dan cara mengatasinya? Yuk, baca ulasannya...

Kesemutan memberikan sensasi panas, geli, kebas seperti ditusuk-tusuk jarum tanpa adanya perubahan tampilan fisik. Biasanya, muncul kesemutan karena adanya tekanan saraf kaku ketika menyilangkan tangan atau kaki terlalu lama.

Dengan menghilangkan tekanan tersebut, kesemutan berangsur hilang. Kesemutan merupakan kondisi yang seringkali diabaikan. Bahkan banyak orang yang tidak tahu penyebab sebenarnya tangan atau kaki mengalami kesemutan. 

Kesemutan dapat disebabkan oleh saraf kejepit, dimana terdapat banyak tekanan pada saraf dari jaringan di sekitarnya. Saraf kejepit bisa muncul pada saraf dari leher maupun saraf tepi, seperti:

  1. Carpal Tunnel Syndrome (CTS) atau sindrom terowongan karpal

CTS adalah salah satu keluhan kesemutan pada tangan yang paling umum dan termasuk dalam golongan gangguan saraf tepi (neuropati perifer). Gejala awalnya, biasanya hilang timbul, muncul di malam hari dan rasa kesemutan menjalar dari pergelangan tangan ke jari 1,2,3, dan separuh jari 4. 

Gejala menengah, biasanya mulai menjalar ke telapak tangan dan ke pergelangan tangan sehingga kesulitan untuk menggenggam benda. Sedangkan gejala berat, kesemutan terjadi terus-menerus, nyeri semakin berat serta ditemukan pengecilan otot pada area telapak tangan dan ibu jari hingga dapat menyebar hingga area bahu.

  1. Guyon Canal Syndrome

Penyakit saraf kejepit ini disebabkan oleh adanya penjepitan saraf ulnaris. Keluhan yang dirasakan berupa baal, kesemutan, serta kelemahan pada jari 4 dan 5. Saraf kejepit ini, biasanya karena sering bersepeda.

  1. Kompresi tulang belakang ruas leher atau radikulopati servikal 

Terjadi karena saraf leher terjepit dan mengalami tekanan sehingga menimbulkan iritasi serta peradangan pada saraf leher tersebut. Tekanan dapat terjadi karena adanya Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau infeksi sekitar saraf leher tersebut. Dan hingga menjalar dari leher, bahu, lengan atas dan bawah, hingga tangan. 

  1. Penyakit sistemik

Penyakit-penyakit sistemik seperti diabetes, multiple sclerosis, rheumatoid arthritis, Raynaud’s phenomenon, hipotiroid, defisiensi vitamin yang dapat menimbulkan neuropati atau kerusakan pada saraf secara perlahan-lahan.

Apa saja faktor risiko kesemutan pada tangan?

  • Gerakan berulang-ulang pada pergelangan tangan secara aktif.

  • Posisi tidur yang menekan saraf-saraf, misalnya ketika kepala menindih tangan.

  • Berat badan berlebihan

  • Tumor, seperti ganglion, lipoma, neuroma.

  • Riwayat kecelakaan seperti whiplash dapat menimbulkan pergeseran pada tulang belakang ruas leher.

  • Merokok, alkohol

  • Penyakit sistemik

Untuk cara mengatasi tangan kesemutan, yaitu:

  • Istirahatkan tangan dan juga tubuh

  • Jaga postur atau posisi dalam aktivitas sehari-hari.

  • Latihan relaksasi, seperti TRE untuk mengendurkan otot yang tegang agar lebih rileks.