TREIndonesia

Maag Kambuh Karena Cemas Berlebihan? Segara Atasi...

14 January 2021

Cemas, panik dan gugup yang merupakan bagian dari emosi yang pernah dialami oleh setiap orang. Namun, bila emosi tersebut dirasakan berlebihan, tubuh akan memberikan reaksi. Seperti apa reaksinya?

Gangguan cemas berlebih erat kaitannya dengan kenaikan asam lambung dan dapat memicu gangguan pencernaan, salah satunya membuat maag kambuh.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Scandinavian Journal of Gastroenterology tahun 2002, cemas berlebihan dapat memicu masalah pencernaan. Begitupun sebaliknya, sakit maag kronis juga dapat membuat seseorang mengalami kecemasan yang berlebihan. Kok, bisa?

Maag adalah kondisi dimana asam lambung diproduksi dalam jumlah yang berlebih dan menyebabkan peradangan yang ditandai dengan nyeri dibagian ulu hati. Hal ini disebabkan karena otot cincin di ujung kerongkongan tidak berfungsi dengan baik sehingga terbuka secara spontan. Gejala lainnya yang ditimbulkan berupa sensasi sulit menelan, mual, muntah, dan sensasi terbakar di tenggorokan. 

Hormon serotonin diketahui juga ikut berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Jika kadarnya berlebihan, produksi asam lambung akan meningkat dan sinyal mual di batang otak akan diaktifkan. Makanya, saat seseorang merasa cemas berlebihan akan merasakan mual hingga ingin muntah.

Perlu diketahui, kenaikan asam lambung bisa berubah menjadi kronis jika terus berlanjut 2-3 kali setiap minggu dan kondisi ini disebut GERD. Adapun gejala maag, antara lain:

  • Nyeri di ulu hati

  • Sensasi terbakar di bagian dada

  • Mual saat atau setelah makan

  • Perut kembung dan terasa penuh

  • Mudah kenyang

  • Sering sendawa

  • Intoleransi terhadap makanan berlemak

  • Nafsu makan menurun karena perut terasa sakit

  • Naiknya asam lambung

  • Penurunan berat badan

Namun, jika dibiarkan saja tanpa pengobatan yang tepat, dapat menimbulkan gejala maag yang terbilang berbahaya, seperti:

  • Mual dan muntah secara terus menerus

  • Tinja berwarna gelap atau mengandung darah

  • Muntah darah

  • Nyeri perut yang tiba-tiba dan terasa begitu menyakitkan

  • Sulit bernapas

  • Anemia

Kondisi ini bisa segera diatasi, jika penyebabnya sudah diketahui. Untuk menghilang emosi berlebihan tersebut, bisa lakukan beberapa hal dibawah ini:

  • Tenangkan diri, dengan menarik nafas secara berulang, hingga merasa lebih baik

  • Alihkan emosi negatif ke hal lain, seperti membaca buku, mendengar musik, nonton video lucu yang membuat tertawa

  • Istirahat dan tidur yang cukup

  • Hindari makanan dan minuman pemicu asam lambung

  • Olahraga teratur.

Jika masih teratasi, maka perlu penanganan tenaga ahli berupa terapi relaksasi seperti TRE untuk melepaskan emosi negatif dan stres pada tubuh agar lebih rileks dan tenang. Metode ini sederhana dan powerful tanpa obat-obatan.