TREIndonesia

Memaafkan Menjadikan Pribadi yang Kuat dan Bahagia

30 April 2021

Meskipun memaafkan mungkin merupakan hal yang cukup sulit, tapi memaafkan dapat membantu kita menerima dan berpikir dalam melanjutkan hidup dengan perasaan positif tentang diri sendiri ataupun orang lain.

Dalam kehidupan pasti ada saja yang dinamakan masalah. Tak jarang kita berada pada posisi yang dirugikan dari masalah tersebut, dan tentu kita merasakan kecewa, sedih, kesal, atau bahkan marah karena sikap orang lain yang tidak baik pada kita. 

Tapi sebenarnya masalah hadir untuk mendewasakan siapapun yang terlibat. Setiap masalah menuntut pemikiran yang bijaksana untuk menentukan penyelesaiannya. Pernahkah mendengar kalimat ini?

"Orang yang lemah tidak mampu memaafkan. Memaafkan adalah ciri orang yang kuat."

Sikap memaafkan orang-orang yang pernah bersalah pada kita adalah sikap yang dimiliki oleh orang-orang yang berkarakter kuat. Sebuah maaf kadang bisa memberi perubahan yang besar dalam hidup kita. Karena tindakan memaafkan adalah sebuah tindakan dari seseorang untuk melupakan kesalahan orang lain. 

Memaafkan, kita telah meringankan pikiran, tenaga, dan waktu kita

Di sisi lain, mudah memaafkan justru membuat pikiran kita lebih jernih dan tenang. Dan membuat diri kita fokus pada hal-hal baik yang menjadikan hidup terasa lebih ringan untuk dijalani. Tak perlu mempersulit dan membebani diri sendiri, ringan memaafkan orang lain justru menjadikan kita lebih bahagia.

Akan tumbuh jadi pribadi yang lebih peka

Memaafkan orang lain sama halnya seperti belajar ilmu belas kasihan dan secara tidak langsung kita ikut merasakan apa yang dirasakan orang lain. Di titik ini, kita sedang belajar menjadi pribadi yang lebih matang. Kita berusaha memahami setiap situasi tidak menyenangkan yang terjadi dalam hidup kita. Berusaha melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan belajar untuk mengurai rasa sedih, kecewa, atau bahkan dendam yang kita rasakan.

Jadi, jangan diam dan berpikir bahwa waktu akan menyembuhkan hati yang terluka, karena diri kitalah satu-satunya yang berhak melupakan dan mengampuni siapapun yang bersalah. Banggalah pada diri sendiri bila mampu memaafkan orang lain karena memaafkan adalah  tindakan orang yang kuat.