TREIndonesia

Menari Dapat Menyehatkan Fisik dan Mental

21 December 2020

Aktivitas yang melibatkan gerakan fisik dan musik ini bisa memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk menari.

Menari yang dilakukan dalam suasana yang santai dapat meningkatkan kesehatan fisik dan berpengaruh pada kesehatan mental. Gerakan tari yang berlangsung setidaknya 20 menit dapat menurunkan kecemasan, stres, hingga depresi karena mampu menstimulasi produksi hormon endorfin di otak.

Hormon endorfin merupakan senyawa kimia yang dapat membuat seseorang merasa senang dan juga meningkatkan kekebalan tubuh. Menari bahkan juga memiliki manfaat yang serupa dengan lari. Bergerak mengikuti musik dapat melepaskan hormon endorfin. 

Menari dapat mengangkat semangat dan mood sehingga membantu melepaskan stres. Misalnya, aerobik, zumba dan lainnya. Menari juga dapat meningkatkan kelincahan tubuh ketika bergerak. Artinya, otot dalam tubuh akan menegang dan melakukan relaksasi. Selain itu, setiap gerakan juga meningkatkan detak jantung. 

Menurut dr Peter Lovatt, pendiri Dance Psychology Lab di University of Hertfordshire, menari juga memperbaiki kebugaran fisik, meningkatkan kesehatan paru-paru dan jantung, mengencangkan dan memperkuat massa otot, memperkuat tulang, dan mempertahankan berat badan. 

Menari dapat menjadi salah satu terapi alternatif yang dapat 'mengisi' energi positif dalam jiwa. Selain manfaat sehat dari gerakan tari, kelas tari juga akan mempertemukan seseorang dengan banyak orang baru, menjalin sosialisasi, bahkan kerjasama dalam melakukan sejumlah gerakan tari. Keseluruhan aktivitas ini bisa memfokuskan pikiran ke arah yang positif.