TREIndonesia

Mengenal Autophobia: Merasa Takut Dalam Kesendirian

10 May 2021

Beberapa orang merasa takut saat harus berada di suatu tempat dalam kondisi sendiri. Banyak hal yang bisa mempengaruhi situasi tersebut. Baca penjelasannya...

Demi mendapatkan waktu berkualitas untuk diri sendiri ini, banyak orang yang rela mengatur waktu sedemikian rupa meskipun memiliki jadwal yang begitu padat. Namun, ternyata tidak semua orang merasa nyaman menghabiskan waktu sendirian.

Bagi yang menderita autophobia, sendirian merupakan hal yang menakutkan dan bisa menimbulkan rasa cemas berlebihan. Orang dengan fobia kesepian memiliki kecemasan ekstrem bila ditinggal sendirian secara fisik dan mental dan dia selalu harus ditemani orang lain kemanapun agar merasa aman. 

Kesepian adalah emosi negatif akibat merasa kurang interaksi sosial, sementara autophobia mengacu pada ketakutan dan kecemasan parah saat sedang sendirian dan gejalanya lebih ekstrim dari kesepian biasa. 

"Ada juga yang menjadikan alasan kenapa  seseorang ingin memiliki pasangan. Bagi orang-orang yang takut sendirian, itu adalah ketakutan yang sangat kuat yang memiliki pengaruh besar terhadap bagaimana mereka hidup," kata Jill Squyres, PhD, seorang psikolog klinis di Vail, Colorado.

Autophobia dapat menimbulkan gejala tertentu, termasuk:

  • Takut berlebihan saat sendirian

  • Mengalami ketakutan saat membayangkan apa yang bisa terjadi jika ia sendirian

  • Mengalami gejala fisik seperti tubuh gemetar, berkeringat, nyeri dada, pusing, jantung berdebar-debar, nafas sangat cepat, dan mual saat sendirian atau dalam situasi di mana ia akan sendirian

  • Merasa ngeri saat sendirian atau dalam situasi di mana ia akan sendirian

  • Keinginan yang luar biasa untuk melarikan diri saat sendirian

  • Merasa cemas saat mengantisipasi kesepian

Jika merasakan gejala autophobia seperti di atas, terlebih sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, segera mencari bantuan tenaga ahli. Di samping itu, coba lakukan kegiatan positif seperti teknik relaksasi agar emosi negatif terlepaskan serta tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.