TREIndonesia

Migrain itu belum tentu sakit kepala sebelah lho…

17 March 2021

Sakit kepala biasa juga bisa memiliki gejala yang serupa dengan migrain. Lalu, apa yang membedakan antara sakit kepala dan migrain?

Mungkin di antara kita masih sulit membedakan antara sakit kepala dengan migrain. Atau mungkin sudah familiar dengan rasa sakit di kepala yang muncul hanya di satu sisi saja. Tak heran jika sebagian orang menyebutnya migrain, karena migrain identik dengan sakit kepala sebelah. Padahal, kadang yang dirasakan itu mungkin adalah cluster headache alias sakit kepala klaster, yang memang terpusat pada satu sisi bagian kepala.

Istilah gangguan sakit kepala mencakup berbagai kondisi sistem saraf yang menyebabkan gejala menyakitkan di kepala. Gangguan sakit kepala termasuk sakit kepala dan migrain. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), gangguan sakit kepala mempengaruhi sekitar 50 persen orang dewasa di seluruh dunia. Membedakan sakit kepala biasa dan migrain adalah hal yang penting.

Apa saja yang membedakan?

  1. Sakit kepala, biasanya rasa sakit muncul di bagian kepala, wajah, bagian depan atau belakang. Sementara, migrain biasanya terletak di belakang mata atau mempengaruhi satu sisi kepala setelah migrain melanda.

  2. Menurut ahli bedah migrain yang berpusat di Houston Dr, dr Mark Khorsandi, mengatakan "sakit kepala biasa berlangsung dengan durasi 30 menit atau beberapa jam, tapi bisa menurun bahkan menghilang dengan obat pereda sakit kepala. Sedangkan migrain akan berlangsung lebih lama dan meningkat seiring berjalannya waktu. "Pasien migrain sering menggambarkan rasa sakit saat berdenyut dan bisa bertambah buruk saat mereka mencoba melakukan aktivitas sehari-hari.”

  3. Sakit kepala biasa tidak sampai menghambat aktivitas dan bisa sembuh dengan sendirinya meskipun intensitas yang bervariasi. Berbeda dengan migrain yang menyebabkan sakit kepala hebat dan gejala lain seperti mual dan muntah, penglihatan kabur dan terjadi kepekaan terhadap cahaya.

Sebagian besar, faktor pemicu seseorang sering mengalami sakit kepala dan migrain, adalah dikarenakan stres, ketegangan dan kecemasan. 

Ketika sakit kepala dan migrain melanda, hal yang mungkin bisa dilakukan adalah istirahat dan tidur yang cukup, peregangan atau olahraga, dan kamu bisa mengambil langkah-langkah untuk mengurangi stres dapat membantu meringankan dan mengurangi risiko sakit kepala dan migrain.