TREIndonesia

Mulai Sekarang Stop Overthinking! Coba lakukan tips ini..

17 October 2020

Sebenarnya, overthinking itu normal jika bisa dikendalikan dengan baik. Jika kebiasaan ini dibiarkan dan semakin menumpuk, seringkali memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan juga akan berpengaruh terhadap produktivitas dan kreativitas.

Tak hanya membuang waktu, overthinking juga dapat menguras energi hingga membuat kita terjebak dalam pikiran kita sendiri. Penelitian membuktikan, bahwa kebiasaan memikirkan kekurangan, kesalahan dan masalah, dapat meningkatkan risiko pada kesehatan mental. Orang yang suka memikirkan sesuatu yang berlebihan, mudah mengalami tekanan emosi. 

Overthinking juga termasuk kedalam gangguan psikologis karena dapat menimbulkan kecemasan (anxiety) pada penderitanya. Seseorang yang memiliki kecemasan berlebih dapat menimbulkan sakit fisik.

"Mereka akan mengalami yang namanya psychosomatic atau rasa sakit di tubuh (fisik) karena kecemasan berlebihan dan pada akhirnya akan menyebabkan stres lalu berlanjut menjadi depresi. Jika sudah mencapai depresi maka bisa dikatakan sebagai psychological disorder atau gangguan psikologi,” ujar Eli Marlina.

Selain itu, overthinking dengan kadar berlebihan, dimana mental emosional ini mengganggu sehingga menyebabkan gangguan tidur, perilaku, emosi, pikiran dan persepsi yang akan berdampak buruk juga bagi kesehatan. 

Agar tidak terjebak dalam pikiran dan mulai sekarang stop overthinking! Mulailah untuk lebih banyak mengambil tindakan. Coba lakukan beberapa tips berikut ini:

  • Tuliskan sesuatu yang kamu pikirkan

  • Lakukan hal/ hobi yang membuat kamu senang

  • Selesaikan urusan yang mudah terlebih dahulu

  • Buatlah target

  • Perbanyak ambil tindakan

  • Luangkan waktu bersama keluarga

  • Alihkan perhatian dengan aktivitas bermanfaat seperti olahraga

  • Akui kesuksesanmu

  • Lakukan sesuatu yang baik buat orang lain

  • Rangkul rasa takut dan cemas dengan teknik relaksasi agar tubuh dan pikiran jadi lebih rileks