TREIndonesia

Nyatanya Makanan Juga Bisa Mempengaruhi Suasana Hati lho..

09 April 2021

Makanan yang masuk ke mulut memang bisa mempengaruhi suasana hati. Jika kamu mengonsumsi makanan sehat, maka kebiasaan baik tersebut akan berdampak baik pula bagi tubuh. Namun, sebaliknya. Kenapa bisa?

Selain situasi atau kondisi buruk menjadi salah satu faktor seseorang bad mood, nyatanya juga bisa dipicu oleh makanan yang dikonsumsi. Misalnya, sejumlah makanan manis bisa menyebabkan lonjakan gula dan meningkatkan suasana hati. Tapi efeknya juga bisa memicu lesu, kecemasan, dan lekas marah saat lonjakan gula menurun.

Sebuah studi baru-baru ini menegaskan jika kelebihan konsumsi tepung, gula dan garam pasti akan dikaitkan dengan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Seorang terapis nutrisi di Inggris, Claudia Smith, mengatakan:

"Konsumsi makanan berlebih dan tinggi gula secara berlebihan dapat mempengaruhi suasana hati secara negatif, tetapi makan hanya satu kue dapat memberikan kesenangan dan kenyamanan bagi beberapa orang."

Usus bertanggung jawab untuk memproduksi hormon serotonin yang ada di dalam tubuh. Serotonin sendiri merupakan zat kimia yang menciptakan perasaan bahagia dan nyaman. Karena semua hal terjadi di usus, maka sangat penting untuk memilah makanan apa saja yang baik dikonsumsi dan apa yang tidak.

Menurut jurnal kesehatan Harvard, 95% serotonin diproduksi di saluran gastrointestinal. Kemudian, saluran yang dilapisi oleh jutaan neutron ini akan membuat hubungan antara makanan dan suasana hati. Ketika kita makan maka sistem pencernaan tidak hanya akan menghancurkan dan mencerna makanan saja namun secara bersamaan juga memandu emosi kita. 

Jika makanan sudah dicerna, serotonin pun juga akan bekerja untuk menentukan rasa kenyang yang didapat sehingga suasana hati setelah makan juga bisa ditentukan oleh adanya hormon ini. Untuk itu, pentingnya mengkonsumsi makanan berkualitas tinggi yang dikemas dengan vitamin, mineral dan antioksidan yang akan membantu dan melindungi otak dari stres oksidatif, yang mana bisa membahayakan sel tubuh.