TREIndonesia

Nyeri Otot Bisa Karena Banyak Pikiran?

07 February 2021

Nyeri otot yang sering terjadi pada bagian otot lengan, leher dan kaki dan dianggap wajar saja setelah beraktivitas. Namun, apakah masalah nyeri pada otot juga bisa disebabkan banyak pikiran atau stres?

Keluhan nyeri otot umumnya dapat disebabkan oleh banyak hal seperti aktivitas fisik yang berlebihan. Tapi banyak pikiran dan stres berlebih juga dapat berdampak, tak hanya pada kesehatan mental, tetapi juga pada fisik.

Sebenarnya, ada hubungan yang erat antara stres dengan nyeri otot. Mungkin kamu tidak sadari ketika stres, badan terasa pegal-pegal di sekujur tubuh, merasa tidak punya gairah untuk bergerak. Dan tubuh terasa berat untuk diajak beraktivitas. Inilah bukti bahwa stres menjadi salah satu yang menyebabkan nyeri otot. 

Bagaimana bisa terjadi? 

Stres berlebih dapat menstimulasi otot menjadi tegang dan kencang. Selain tubuh terasa pegal-pegal, biasanya hiperstimulasi ini juga ditandai dengan masalah lain seperti sakit kepala.  Selain itu, otot yang tegang akibat stres dapat memicu timbulnya berbagai penyakit. Contohnya, tension headache, migrain, hingga nyeri otot pada punggung bawah dan tungkai.

Ketika seseorang sedang stres atau banyak pikiran, tubuh akan menangkapnya sebagai sinyal “bahaya”. Tubuh pun akan mengeluarkan hormon stres yang dapat menyebabkan munculnya gejala fisik, psikis, dan emosional.

Maka dari itu, penting sekali untuk meredakan atau mengendalikan stres. Ini tidak hanya baik untuk kesehatan psikis tapi juga stamina fisik. Hal-hal yang bisa dilakukan, seperti:

• Rilekskan pikiran dan otot (tubuh) 

Lakukan relaksasi agar terhindar dari nyeri otot karena stres. Tenangkan pikiran kamu, tarik napas yang dalam dan lakukan relaksasi.

• Olahraga ringan

Para ahli medis menyatakan bahwa otot yang nyeri itu butuh training. Artinya, otot harus dikembalikan pada kondisi semula. Bukan berarti dengan cara istirahat total tapi otot diminta untuk melakukan aktivitas ringan. Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan santai.

• Istirahat cukup dan tidur berkualitas

Tidur dapat memberikan waktu bagi tubuh untuk pulih sekaligus meredakan kekakuan serta nyeri otot.

• Peregangan otot

Peregangan otot dapat membuat otot menjadi rileks sekaligus mengurangi ketegangan otot.

• Mandi air hangat

Mandi air hangat bisa membuat rileks dan melemaskan otot-otot yang tegang. Suhu panas dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang dapat memperburuk gejala kecemasan lainnya.