TREIndonesia

Rasa Takut Naik Pesawat, Tanda-tanda Aviophobia

15 December 2020

Kenali apa yang memicu perasaan cemas dan takut saat naik pesawat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut.

Sebagian orang memiliki ketakutan saat naik pesawat. Ada orang yang rasa takutnya masih bisa diatasi dengan baik, tapi ada juga yang benar-benar merasa ketakutan atau fobia. Apalagi terdengar kabar kecelakaan pesawat, yang membuat seseorang semakin takut. 

Rena Masri, psikolog klinis dewasa mengatakan, “rasa panik dan cemas untuk naik pesawat terbang bisa terjadi karena beberapa hal.”

Apa yang menyebabkan fobia ini bisa terjadi?

Takut naik pesawat, atau aviophobia hanyalah bentuk kecemasan, sebagaimana fobia lain yang banyak menghinggapi pikiran manusia. Salah satu penyebab yang memperkuat terjadinya aviophobia adalah pemberitaan yang bombastis dari media massa ketika terjadi kecelakaan pesawat terbang. 

Selain itu, aviophobia muncul karena ada beberapa faktor ketakutan lain sebelum aviophobia itu terjadi, seperti takut berada di ruang tertutup karena pesawat terbang itu benar-benar tertutup dan tak ada kemungkinan bisa terbuka ketika berada di ketinggian, takut ketinggian, takut akan pembajakan atau terorisme dan beberapa phobia lainnya. 

“Kebanyakan adalah karena kurangnya kontrol yang mereka miliki dalam situasi tersebut. Ketika pintu pesawat tertutup, mereka merasa ‘terjebak’ di dalamnya. Mereka tidak dapat keluar dari sana dan itulah yang membuat ketakutan” kata Todd Farchione, Direktur Intensive Treatment Program for Panic Disorder and Specific Phobias di Boston University.

Dan selain persepsi yang timbul, penyebab yang kerap muncul terjadinya aviophobia adalah stress.

Aerophobia memiliki beberapa gejala, seperti:

  • Berkeringat, 

  • Gelisah, 

  • Meningkatnya denyut jantung, 

  • Mual dan muntah, 

  • Mengalami gangguan pencernaan seperti mulas,

Selain secara fisik, ada juga berbagai gejala psikis, seperti:

  • Takut mati, 

  • Tidak dapat berpikir jernih, 

  • Disorientasi, 

  • Linglung, dan 

  • Gugup.

Beberapa hal yang bisa dilakukan jika merasa takut naik pesawat:

  • Ubahlah respon, bisa dengan mempelajari info keselamatan dari pramugari, menganalisis setiap turbulensi, dll

  • Mengalahkan perhatian, bisa dengan baca majalah, mendengar musik, dll

  • Hindari melihat atau membaca berita yang akan memperburuk kecemasan

  • Hindari konsumsi obat-obatan atau alkohol

  • Lakukan persiapan sebelum terbang

  • Minta bantuan tenaga ahli jika rasa cemas tidak bisa dikendalikan