TREIndonesia

Sisihkan Waktu Luang Untuk “Quality Time” Bersama Keluarga

18 October 2020

Jadikan momen tersebut sebagai refleksi diri, sejauh mana kita bersama keluarga. Tidak ada ruginya, justru melakukan quality time bersama keluarga itu sangat bermanfaat.

Di masa pandemi ini tidak hanya memiliki sisi negatif saja, tapi ada banyak sisi positif yang bisa dipetik dan disyukuri. Terkadang, pekerjaan menyita waktu dengan keluarga dan mengurangi quality time atau waktu berkualitas bersama keluarga. Tentunya, ini menjadi momen yang sangat membahagiakan. 

Keluarga merupakan pijakan awal semangat hidup dan tempat pertama kita untuk melakukan dan mendapatkan berbagai hal. Menjalin hubungan intim dengan keluarga untuk membangun keluarga yang harmonis serta membawa keseimbangan pada kehidupan pribadi seseorang. 

Namun, jika kurangnya waktu berkualitas bersama keluarga, bisa menyebabkan renggangnya ikatan antara keluarga itu sendiri. Dengan meluangkan waktu bersama keluarga, kita bisa mendapatkan banyak manfaat dari kebersamaan, inilah alasannya :

  • Ikatan keluarga semakin dalam dan kuat

  • Membangun komunikasi yang baik antar anggota keluarga

  • Menciptakan kenangan bahagia

  • Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga

  • Dapat membentuk keluarga yang harmonis

  • Meningkatkan kemampuan akademik anak

  • Kondisi emosional anak tetap stabil

  • Membentuk perilaku positif

Psikolog R Yuli Budirahayu dari Jasa Psikologi Indonesia (JASPI) Surakarta mengungkapkan:

"Masing-masing anggota keluarga bisa saling mengoreksi, belajar berkomunikasi bersama. Yang sebelumnya jarang berkomunikasi, atau berkomunikasi dengan orang tua hanya seminggu sekali, sekarang menjadi lebih sering."

Untuk menciptakan quality time bersama keluarga, bisa dilakukan dengan:

  • Buat jadwal waktu kumpul bersama 

  • Kenali diri dan prioritas kamu

  • Atur tanggung jawab di rumah

  • Ajak anak untuk ikut melakukan pekerjaan rumah tangga

  • Cari aktivitas yang bisa dilakukan bersama

  • Bentuk keluarga sebagai satu tim

  • Biarkan anak memilih hal-hal yang ingin dilakukan dan jangan padatkan jadwal anak