TREIndonesia

Tak Banyak Diketahui, Coret-Coret di Kertas Bisa Membuat Rileks

07 April 2021

Tak sekedar menghilangkan rasa bosan, mencoret-coret di atas kertas memiliki manfaat bagi kesehatan. Yu, simak manfaatnya...

Mencoret salah satu hal yang paling gampang untuk dilakukan. Bentuk gambarnya pun tak harus menyerupai sesuatu, bahkan gambar abstrak sudah bisa dikatakan sebagai coretan.

Mencoret-coret di kertas dapat mengurangi rasa stress dan kecemasan secara efektif. Kok bisa? Menurut art therapist, Mutia Ribowo, mengatakan cara ini merupakan sebuah terapi seni sebagai pelampiasan ekspresi diri yang membuat seseorang menjadi lebih rileks sehingga terhindar dari stres.

"Coretannya mengalir saja nggak perlu dipikir mau gambar apa. Nggak usah takut jelek karena ini bukan dinilai, bisa sambil telponan atau lagi senggang kita nyoret-nyoret aja apapun bentuknya, itu bisa bikin rileks," ungkap Mutia.

Selain itu, masih banyak manfaat dari mencoret-coret di kertas. Apa saja? Simak penjelasan berikut ini...

1. Menimbulkan rasa rileks

Selain membantu mengurangi stress, hal itu dapat membuat semua mata, tubuh, dan pikiran Anda mengalihkan fokus dari rasa ketidaknyaman hingga menjadi terasa rileks. Ketika corat-coret di kertas, tubuh berhenti melawan rasa stress dan mulai beristirahat. 

2. Membantu konsentrasi

Penulis studi yang juga seorang profesor psikologi di Plymouth University di Inggris, Jackie Andrade memperkirakan, mencoret-coret sambil mendengarkan seseorang bicara dapat meningkatkan kesehatan otak.

3. Membantu mengungkapkan perasaan

Terkadang, seseorang susah untuk meluapkan perasaan yang sedang dialaminya. Seorang ahli mengatakan, seseorang yang mencoba mengurangi stress lewat seni menggambar dapat mengungkapkan emosi lewat coretan pena yang mereka gunakan dan mengalihkan perhatian dari rasa stress.

4. Lebih produktif dan meningkatkan kreativitas

Seorang profesor filsafat di Universitas New York Graduate Center, Jesse Prinz mempelajari mencoret-coret dalam konteks seni. Hasilnya, mencoret-coret (doodling) membutuhkan konsentrasi yang baik sehingga dia sampai pada kesimpulan, dan bisa membuat diri lebih fokus sehingga seseorang jauh lebih produktif dan menemukan jalan baru untuk berkreasi.

5. Mengetahui lebih jauh diri sendiri

Pasalnya, ketika seseorang mengekspresikan dirinya lewat seni visual, hal ini dapat membantu seseorang mengeksplorasi pikiran dan idenya sendiri. Cathy Machioldi, seorang ahli di bidang terapi seni, percaya kalau dengan menggambar apapun bisa mengeksplor keyakinan diri, dan dengan hal ini pula seseorang bisa menemukan sumber ketenangan.

6. Menguatkan memori

Menurut studi pada 2009 yang dilakukan Jackie Andrade, seorang profesor psikologi di School for Research di School of Psychology, University of Plymouth, Inggris menyebutkan bahwa doodling bisa menguatkan memori. Coretan naturalistik, lebih berkonsentrasi pada pesan telepon daripada  mendengarkan pesan tanpa tugas bersamaan.