TREIndonesia

Tak Bisa Lepas dari Ponsel? Dampaknya Bisa Berisiko Kanker Lho…

31 January 2021

Tak bisa dipungkiri, kehadiran ponsel memberi banyak kemudahan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan HP berlebihan dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan seseorang.

Ponsel memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Penggunaan ponsel tanpa disadari sudah mengubah pola kehidupan kita. Kebiasaan menunduk melihat layar atau tidak bisa tidur jika belum mengecek pesan. Terjadinya dampak negatif ponsel juga tergantung pada intensitas penggunaannya. 

Semakin tinggi tingkat penggunaan, semakin tinggi pula risiko gangguan kesehatan yang ditimbulkan. Dampak jangka pendek seperti paparan bakteri hingga jangka panjang seperti meningkatkan risiko kanker, bisa muncul karena penggunaan handphone yang berlebihan.

Benarkah penggunaan ponsel berlebihan hingga dapat berisiko kanker?

Beberapa tahun lalu, lembaga penelitian kanker internasional telah memasukkan gelombang radio frekuensi sebagai salah satu hal yang berpotensi karsinogenik. Artinya, gelombang tersebut berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Gelombang radio frekuensi yang dipancarkan oleh telepon genggam, dianggap berpotensi untuk memicu kanker. Sebab, gelombang tersebut bisa diserap oleh jaringan di tubuh yang letaknya berdekatan dengan handphone saat digunakan.

Penelitian yang dilakukan di Brigham and Women’s Hospital di Boston, Massachusetts juga menemukan bahwa, membaca buku dari perangkat elektronik akan menyebabkan seseorang susah tidur. Dr. Anne-Marie Chang, seorang ahli saraf dan gangguan tidur juga mengemukakan bahwa kebiasaan ini berkaitan erat dengan penyakit berbahaya.

Saat seseorang terpapar cahaya biru dari layar elektronik di malam hari, otomatis rasa lelah dan kantuk akan menekan tingkat melatonin yang mempengaruhi kualitas tidur. Kebiasaan ini juga akan membawa pada masalah kesehatan, bahkan memicu peningkatan risiko kanker tertentu seperti ovarium dan payudara pada wanita, serta kanker prostat pada pria.