TREIndonesia

Tak Bisa Tidur Meski Badan Sudah Lelah? Kemungkinan Ini Penyebabnya…

24 March 2021

Tubuh terasa lelah, sedangkan mata tak kunjung mengantuk. Simak alasannya di sini...

Setelah sibuk beraktivitas seharian, biasanya orang-orang mendambakan tidur yang cukup untuk melepas lelah. Saking lelahnya, ada beberapa orang yang sulit untuk tidur. Mereka malah terus terjaga dan berujung insomnia. Meski kerap terjadi, hal ini tidak boleh dibiarkan terus-menerus, ya.

Pasalnya, tubuh memerlukan istirahat yang berkualitas untuk bisa memulihkan sel-sel yang rusak akibat stres dan kelelahan. Memang ada beberapa faktor yang membuat seseorang sulit tidur meski tubuh sudah lelah. Hal ini bisa berhubungan dengan ritme sirkadian. Menurut spesialis tidur, W. Christopher Winter, menyebutkan: 

"Ritme sirkadian seperti pencatat waktu internal untuk semua yang dilakukan tubuh selama 24 jam."  

Jika dari awal seseorang sudah memiliki jadwal tidur yang berantakan dan tanpa diperbaiki, maka tubuhnya tidak akan merasa bugar dan semangat untuk beraktivitas. Badan yang terasa berat karena kurang tidur bisa membuat seseorang lebih mudah kecapekan.

Kombinasi stres fisik karena badan yang kecapekan, stres emosional dari aktivitas harian, dan stres karena tidak kunjung bisa tidur dapat membuat waktu tidur seseorang makin berkurang, bisa menyebabkan seseorang jadi sulit tidur malam.

Sudah tidur juga bisa dikarenakan tanda seseorang mengalami gangguan kelenjar adrenal. Jika pola tidur seseorang sudah baik namun masih sering susah tidur malam karena badan kecapekan, ini mungkin tandanya tubuh mengalami kekurangan hormon kortisol.

Gangguan atau kerusakan pada kelenjar adrenal dapat menyebabkan hal ini. Hormon kortisol berperan meningkatkan kadar gula dalam darah, menekan kerja sistem imun, meningkatkan metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat, serta membantu mengatur metabolisme dan jam biologis tubuh.

Gangguan pada kelenjar adrenal dapat menyebabkan sistem imun menjadi lemah ketika stres datang menghampiri. Akhirnya, ketidakseimbangan kadar kortisol dalam tubuh mengacak-acak jam biologis tubuh. Normalnya, pada pagi hari kadar kortisol akan meningkat dan semakin menurun ketika malam hari sehingga membuat kita tertidur.