TREIndonesia

Takut dengan Warna Kuning? Inilah Tanda-tanda Xanthophobia

30 January 2021

Beberapa orang memiliki fobia terhadap sesuatu atau beberapa hal yang umumnya normal. Ketakutan itu biasanya dipengaruhi peristiwa saat masih kecil terbawa hingga besar.

Perasaan takut dapat menguasai pikiran dan juga tubuh jika tidak dapat dikendalikan terhadap suatu hal walaupun tidak berbahaya sekalipun. Kondisi ini biasanya dialami oleh penderita fobia. Para ilmuwan mengklaim bahwa rasa takut adalah bagian dari kebiasaan belajar yang bisa dialihkan dari otak sehingga menghasilkan emosi. 

Reaksi fobia bisa beragam, baik yang hanya mengganggu hingga melumpuhkan serta tergantung tempat, situasi ataupun benda. Penyebab dari fobia bisa karena genetik (keturunan) dan lingkungan (kejadian yang traumatik).

Misalnya, fobia terhadap benda warna kuning atau disebut dengan xanthophobia. Saat seseorang melihat benda-benda berwarna kuning, seperti lemon, jeruk, keju, atau pisang dan lainnya, maka seseorang tersebut akan merasa ketakutan. Hal ini biasanya dipicu oleh trauma masa lalu yang menakutkan atau mengejutkan dari penderita yang melibatkan warna kuning. 

Fobia ini bisa terjadi karena suatu keadaan dimana mental seseorang menjadi terkunci dan juga akibat ketidakmampuan orang yang bersangkutan dalam mengendalikan rasa takutnya. Kondisi ini bisa muncul ketika masa kanak-kanak dan terus berlangsung hingga remaja bahkan dewasa.

Dengan memperbaiki kualitas hidup seseorang yang selama ini terjebak dalam ketakutan atau fobia yang dialami, alangkah baiknya penderita bisa diajarkan untuk mengatur emosi,  reaksi, pikiran, perasaan dengan baik sehingga kecemasan yang selama ini dialami bisa dikontrol.

Selain itu, bisa juga dengan metode self-healing yang dikenal dengan teknik TRE, dimana dapat membantu dalam meriliskan emosi-emosi negatif, stres, tekanan berdasarkan kecerdasan tubuh.