TREIndonesia

Ternyata Alergi Bisa Disebabkan oleh Stres 

15 October 2020

Kulit terasa gatal tiba-tiba, padahal tidak digigit serangga atau kulit kering atau alergi lainnya. Ternyata, kulit bisa gatal juga karena stres yang terpendam atau sedang banyak pikiran.

Stres adalah respon tubuh terhadap situasi luar maupun dalam yang dapat mengganggu keseimbangan tubuh. Hampir semua sistem tubuh, sistem pencernaan, kardiovaskular, kekebalan tubuh, dan saraf membuat penyesuaian sebagai respon terhadap stres. 

Apakah stres memicu reaksi alergi?

Jika stres tidak diatasi, dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Saat stres, tubuh melepaskan hormon dan bahan kimia lainnya, termasuk histamin, bahan kimia yang ada dalam tubuh dapat menyebabkan gejala alergi. Beberapa penelitian sudah berusaha mencari tahu mengapa stres dapat memicu reaksi alergi, hasilnya diperkirakan sel mast sebagai pelaku dari kondisi yang timbul. 

Ketika alergi, sel mast turut berpengaruh setelah antibodi immunoglobulin E bergabung dan memicu keluarnya zat defensif seperti antihistamin terhadap rangsangan dari alergen (pemicu alergi) seperti protein makanan dan serbuk sari. Reaksi alergi yang paling sering dialami adalah gatal-gatal pada kulit, dan ruam yang biasanya muncul dalam bentuk kemerahan, bengkak, hingga melepuh.

Padahal University of Maryland Medical Center mencatat gatal-gatal ini bisa jadi sebagai respons dari stres itu sendiri. Stres tidak hanya dapat menyebabkan gatal-gatal tetapi juga memperburuk kondisi kulit lainnya, seperti jerawat, psoriasis, eksim, dan dermatitis seboroik.

Riset dari Ohio State University yang meneliti hubungan antara stres dan alergi, juga menyatakan bahwa pada dasarnya stres tidak memiliki dampak langsung terhadap kondisi alergi. Namun, jika mengalami stres berlebih, daya tahan tubuh akan menurun dan akhirnya bisa menyebabkan reaksi alergi yang lebih parah.

Bagaimana cara mengatasi gejala alergi?

Ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi efek stres pada kulit, yaitu:

  1. Jaga kebersihan dan kesehatan kulit 

  2. Konsumsi makanan bergizi

  3. Cukupi kebutuhan Istirahat dan tidur

  4. Olahraga rutin

  5. Belajar teknik relaksasi untuk mengurangi stres dan membuat tubuh dan pikiran lebih rileks